yang namanya manusia pasti tta luput dari segala salah dan dosa,!
itu yang selalu saya ingat ketika saya melakukan satu atau beberapa kesalahan baik itu yang terasa ataupun yang tta terasa, karna semua manusia yang adda pastinya tidak sempurna dan memiliki banyak kekurangan, seperti halnya saya yang sering kali melakukan kesalahan itu ...
satu hal yang selalu saya sesali, kenapa saya harus melakukan kesalahan kepada orang" yang sangat saya cintai dan saya sayangi seperti ketika saya melakukan kesalah kepada mamah
saat itu saya benar" tidak tau bahwa saya telah membuat hati mamah terenyuh melihat sikap dan sifat saya yang tidak mamah sukai sampai" karna hal itu mamah meneteskan air matanya untuk saya mengerti bahwa saya itu tidak seharusnya begitu, tta cukup satu dua kali saya melakukannya, dan lagi terus mengulanginya tapi mamah tetap sabar dalam menghadapi saya seorang anak "yang dulu" sulit diatur
tta cukup sampai disitu, karna saya adalah putri pertama dari dua bersaudara, seharusnya saya bisa memberi contoh perilaku yang baik kepada adik kecil saya waktu itu tapi appa yang saya lakukan ternyata terbalik dari seharusnya, tapi beruntungnya saya berada di satu keluarga seperti keluarga ini, karna kedua orang tua saya memiliki cara didik yang menurut saya terbilang cukup keras, keras dalam hal baik untuk diri saya, sesering saya melakuakan kesahalan itu maka makin keras pula cara didik mereka untuk saya
saya ingat satu kata yang selalu mereka ucapkan ketika saya lagi dan lagi melakukan kesalahan itu "kami (orang tua saya) melalkukan ini demi kebaikan kamu karna kami sayang sama kamu dan tta ingin kamu berada di satu kesalahan yang mungkin akan kamu ulangi terus" (T,T)
dan selalu dengan sabarnya mamah memberi penjelasan yang memang seharusnya dapat saya terima dan pahami, tetapi saya acuhkan itu dan disaat itu saya menghiraukan semua kata" mamah,
memang disaat itu saya sedang menginjak umur belasan taun yang terbilang memiliki emosi yang labil, berbuat seenaknya, acuh, cuek gga mau diatur" pokonya semau saya
disaat itu saya tta sadar bahwa saya telah melakukan satu hal yang seharusnya tta saya lakukan, seharusnya saya dapat berfikir sebelum melakukan satu kesalahan itu dan seharusnya saya bisa menerima segala masukan dari berbagai mulut yang memang itu baik untuk diri saya
meski sulit dan sangat sulit namun mereka terus dan terus memberikan segala sesuatunya yang terbaik untuk saya kini juga nanti dan walhasil dengan sendirinya saya bisa tau tentang semua kesalahan saya, saya bisa menyadarai appa yang saya lakuakan adalah satu kesalahan besar saya yang tidak mau patuh terhadap kata mamah atau semua omongan yang seharusnya saya ikuti
dan juga kata yang terus membayangi fikiran saya adalah mengapa "penyesalan" itu selalu berada di bagian akhir cerita???
hhmmm ...
yyaa, berbicara mengenai penyesalan pastinya adalah satu hal yang menyakitkan, bagaimna tidak setelah apa yang telah di perbuat adalah tidak baik namun kita tidak menyadarinya itu dan setelah waktu berputar baru kita menyadarinya, namun itu adalah satu hal yang lumrah terjadi karna baiknya satu penyesalan dapat berbuah perubahan yang lebih baik dari yang baik,
satu penyesalan dari sekecil masalah pun bisa kita pelajari makna serta pesan" baik yang adda didalamnya, untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama
awal dari satu penyesalan itu membuat saya menjadi terpojok oleh bayang" kesalahan itu, saya menyesal kenapa saya harus melakukannya intinya di saat itu saya benar" merasa bersalah terutama kepada mamah, setelah saya menyadari akan kesalahan saya itu lalu mamah memberi saya suport untuk bangkit dari keterpojokan yang saya alami dan mamah berkata "kamu bisa jadi lebih baik lagi dan berterimakasih lah kepada sebuah penyesalan" oowwhh mamah ....... i love you so much ^_^
atas semua kata" bijak mamah saya jadi percaya kalo saya pasti bisa keluar dari keterpurukan ini dan saya mencoba untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi
dan berkat bimbingan kedua orang tua serta orang" yang gga bisa saya sebutin saya bisa mengetahui betapa pentingnya sebuah komunikasi yang baik, betapa berharganya memiliki banyak orang yang masih bisa perduli kepada saya
dari sini saya cuma bisa minta maaf kepada semua orang yang pernah saya sakiti baik itu yang saya sengaja atau tidak disengaja, terutama kepada mamah juga papah saya yang tercinta ^_^
saya berjanji saya akan berubah dan akan menjadi saya yang lebih baik lagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar